logo megas-online.com

KALAH BERSAING DAN TERPUKUL COVID-19, PIZZA HUT TERANCAM BANGKRUT

  • Editor: Luddy Eko dari berbagai sumber

  • Thursday, 02 July 2020

Para karyawan Pizza HUT di Indonesia yang turun ke jalan untuk mengobral barang dagangannya

Megas-online.com: NPC International Inc, pemegang waralaba terbesar Restoran Pizza Hut di Amerika Serikat (AS) mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Rabu (01/07/2020) waktu setempat. 

Mengutip detik.finance.com, Kamis (02/07/2020) penurunan kondisi keuangan perusahaan tersebut dipicu oleh persaingan dari komoditas sejenis yang terus muncul dan menggerogoti pasar mereka sejak beberapa tahun terakhir.

"Meningkatnya biaya komoditas dan tingkat leverage keuangan yang lebih tinggi menghadirkan tantangan bagi operator restoran," kata kepala eksekutif dan presiden divisi Pizza Hut NPC, Jon Weber dalam sebuah pernyataan.

Kondisi ini diperparah oleh penutupan sejumlah gerai mereka lantaran penyebaran COVID-19 di AS yang tak kunjung henti. NPC sendiri memiliki 1.225 lokasi Pizza Hut dan 385 restoran Wendy's yang beroperasi di 30 negara bagian di Amerika Serikat. 

Perusahaan tersebut mempekerjakan 7.500 karyawan penuh waktu, sekitar 28.500 pekerja paruh waktu. Meski begitu mereka berusaha kerja menjaga gerainya agar tetap buka dan membayar upah para pekerjanya.

Perusahaan tersebut kini memiliki utang 903 juta dolar Amerika dan telah melakukan pra-negosiasi perjanjian restrukturisasi yang sekitar 90%-nya berasal dari pinjaman lien pertama dan 17% dari pemberi pinjaman kedua.

Perusahaan yang berkantor pusat di Leawood, Kansas itu telah lama menjadi tulang punggung komunitas waralaba Pizza Hut. Namun sebelum pandemi corona pun mereka telah mencari bantuan dari restrukturisasi.

Pihak perusahaan berharap restrukturisasi ini bisa membantu restoran Pizza Hut NPC untuk tetap bertahan dalam persaingan bisnis dalam komoditas tersebut.*