logo megas-online.com

GARA-GARA INI, BUPATI MUHDLOR GAGAL TEMUI WARGA ISOMAN DI DESA SEPANDE

  • Wartawan: Pramono | Editor: Ludy Eko

  • Friday, 30 July 2021

Forkopimda Sidoarjo hanya bisa berdiri di tengah jalan dan menjadi perhatian warga saat gagal mengunjungi warga Isoman di desa Sepande.

Sidoarjo, Megas-online.com: Ada kejadian menarik seusai acara seremonial penyerahan bantuan 50  paket sembako dari Pemkab Sidoarjo untuk warga terdampak Covid-19 di balai Desa Sepande Kecamatan Candi, Kamis (29/07/2021) kemarin.

 

Saat menyampaikan sambutannya, Bupati Sidoarjo Achmad Muhdlor Ali bertanya pada tamu yang hadir soal keberadaan warga Sepande yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman). Pernyataan itu langsung dijawab salah seorang perangkat desa setempat yang mengatakan banyak warga yang Isoman.

 

Mendengar itu, Muhdlor pun berinisiatif untuk mengunjungi langsung salah satu warga Isoman bersama beberapa unsur Forkopimda yang ikut hadir. Dan begitu kegiatan tersebut berakhir, rombongan para pejabat daerah itu langsung menuju Perum Sidokare Asri, khususnya kawasan Blok AZ, BA, BC dan BD yang masuk wilayah desa Sepande.

 

Namun begitu sampai di lokasi, rombongan justru hanya berdiri di tengah jalan dan menjadi perhatian warga setempat. Saat diminta untuk menunjukan rumah warga yang sedang menjalani isoman, Kepala Desa Sepande, Hadi Santoso justru tampak bingung.

 

"Ini bagaimana? Tolong Pak Tirto (Kepala Dinas Sosial Sidoarjo-red) di cek lagi data warga isoman di desa Sepande ini," pinta Bupati yang kemudian bergegas meninggalkan lokasi dan diikuti seluruh anggota rombongannya.

 

Heri, salah satu warga perumahan itu mengatakan, sebenarnya ada tujuh orang tetangganya yang terpapar virus corona. “Yang satu masih dirawat di rumah sakit dan yang 6 isoman,” katanya yang mengaku sedang berjemur.

 

Karena tak tahu tujuan dari kedatangan para pejabat tersebut, iapun diam saja. Namun ia mengatakan selama ini pemerintah desa Sepande kurang memperhatikan warga perumahan, karena itu wajar jika mereka tak punya data soal mereka.

 

Sementara itu Camat Candi, Akhmad Iwan Jauhari yang dihubungi melalui HP-nya, Jumat (30/07/2021) mengatakan kunjungan ke warga Isoman itu merupakan acara dadakan sehingga tidak dipersiapkan dengan matang. 

 

Menurutnya, biang masalahnya ada pada bantuan paket sembako yang akan diserahkan bupati pada warga isoman tersebut tertinggal di Balai Desa sehingga rombongan harus menunggu. “Jadi bukan karena Pak Kades tidak bisa menunjukkan rumah warga Isoman seperti yang diminta Pak Bupati,” katanya.

 

Saat perangkat desa datang dan membawa paket bantuan dari Pemkab tersebut, Bupati Muhdlor, Kajari dan Kapolresta Sidoarjo bersama rombongan justru meninggalkan tempat karena ada acara lain. “Ini hanya masalah mis komunikasi saja koq,” pungkasnya.*