logo megas-online.com

PLN SIAP SALURKAN STIMULUS LISTRIK SAMPAI DESEMBER 2021 DI MASA PPKM DARURAT

  • Wartawan: Ken Ayu | Editor: Luddy

  • Wednesday, 21 July 2021

Miftakhus S, Manager PLN (ULP) Porong (sumber: Duta.com)

Sidoarjo, Megas-online.com: PPKM darurat masih menjadi momok bagi sebagian besar masyarakat, salah satunya dengan penerapan Work From Home tidak menutup kemungkinan akan adanya lonjatan biaya penggunaan Listrik rumah tangga. Guna meringankan beban masyarakat, pemerintah memberikan stimulus melalui diskon pembayaran pemakaian listrik. Pemberian stimulus listrik ino akan dikhususkan sesuai keputusan pemerintah yaitu bagi masyarakat kecil, bisnis, dan sosial hingga Desember 2021.

 

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, yang menyampaikan bahwa PLN berharap, perpanjangan stimulus listrik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. Hal ini juga sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat. 

 

“Dan kami selalu mendukung dengan menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril disampaikan Manager PLN (ULP) Porong, Miftakhus S, Selasa, (20/07/21). 

 

Metode penyaluran masih sama seperti sebelumnya (periode triwulan III 2021), sehingga penyalurannya akan berjalan lancar. 

 

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021, besarannya adalah sebagai berikut:

 

Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

 

Bantuan yang diberikan berbentuk diskon secara langsung, yaitu bagi pelanggan pascabayar, akan ada pemotongan tagihan rekening, sedangkan bagi pelanggan prabayar akan ada diskon pada saat melakukan pembelian token listrik.

 

“Untuk pelanggan prabayar daya 450 VA, tidak perlu lagi mengakses token, baik di website maupun layanan Whatsapp Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” tambah Bob.

 

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

 

Dalam memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, PLN juga membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui layanan aplikasi Playstore (Android) atau AppStore (iOS).*