logo megas-online.com

SETELAH SMP, PEMKOT SURABAYA SIMULASIKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA UNTUK SISWA KELAS 6 SD

  • Editor: Luddy Eko dari berbagai sumber

  • Tuesday, 15 December 2020

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini

Surabaya, Megas-online.com: Menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan lebih dulu menggelar simulasi khusus bagi pelajar kelas enam sekolah dasar (SD). 

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, di tahap awal kegiatan ini akan dilakukan di 25 SD yang tersebar di Surabaya barat, pusat, utara, selatan dan timur pada akhir Desember mendatang. Tujuannya untuk bisa mendapat gambaran secara utuh pola interaksi siswa SD dalam mengikuti pelajaran di sekolah.

Ada beberapa ketentuan yang mendasari penunjukan sekolah yang akan menjadi lokasi simulasi pembelajaran tatap muka tersebut. Diantaranya adalah adanya persetujuan dari komite sekolah serta dukungan sarana prasarana protokol kesehatan. Sedangkan syarat berikutnya adalah ijin dari orang tua siswa. 

Sebelumnya, Pemkot Surabaya sudah menggelar kegiatan serupa bagi siswa-siswi di level SMP yang diikuti 14 sekolah negeri maupun swasta. "Alhamdulillah kalau anak SMP kemarin tidak ada kendala, kalau SD kan belum," kata Risma di rumah dinas Walikota, Senin (13/12/2020). 

Namun sebelum disimulasikan, Pemkot Surabaya lebih dulu menggelar tes swab massal pada para pelajar  di sekolah-sekolah yang ditunjuk. Hal itu untuk memastikan kondisi kesehatan siswa dan meyakinkan para orangtua. 

Sementara itu, Kepala Dispendik Kota Surabaya Supomo menambahkan selain para pelajar tes kesehatan serupa juga akan diberlakukan untuk para guru dan seluruh tenaga pendidikan yang hadir di sekolah. 

Dalam melaksanakan simulasi sekolah tatap muka, Pemkot Surabaya juga melibatkan lembaga yang fokus di bidang kesehatan. Dengan harapan, mereka dapat memberikan masukan dan evaluasi agar proses belajar tatap muka di sekolah berjalan lancar dan mencegah penyebaran Covid-19.*