logo megas-online.com

GABUNG COVAX, INDONESIA DIPASTIKAN DAPATKAN 20% VAKSIN COVID-19

  • Editor: Luddy Eko dari berbagai sumber

  • Saturday, 17 October 2020

Jakarta, Megas-online.com: Indonesia menjadi satu diantara 92 negara yang tergabung dalam COVID-19 Vaccines Global Acces Facility (COVAX). Keikutsertaan dalam organisasi ini menjamin ketersediaan akses terhadap vaksin virus corona. 

Dalam dialog di Radio Trijaya, Sabtu (17/10/2020) tadi Spesialis Komunikasi Perubahan Perilaku UNICEF, Rizky Ika Syafitri menjelaskan negara-negara maju berebut vaksin yang masih diproduksi secara terbatas itu. 

Sedangkan Indonesia yang dikategorikan sebagai Advance Market Committe (AMC) dipastikan bakal mendapat vaksin untuk 20 persen dari total populasi beresiko. Yakni nakes (3%) serta risk, komorbid dan lansia (17%).

"Ini disecure dulu karena tidak mungkin dalam waktu dekat kita mencukupi 80 persen coverage untuk mengejar herd imunity. Ini dilakukan bertahap, ketersediaan vaksin tidak bisa mencukupi langsung dalam cepat," tutur dia sebagaimana dikutip dari viva.co.id. 

Karena itu sembari menunggu vaksin tersebut, penting bagi masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, selalu menggunakan masker saat diluar rumah dan sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. 

Untuk diketahui, saat ini Indonesia telah mendapat komitmen penyediaan vaksin dari Cina melalui Sinovac serta Cansino, UEA melalui G42 yang bekerja sama dengan Sinopharm, dan Inggris melalui AstraZeneca.

Saat ini kandidat vaksin dari Sinovac serta Cansino, G42 (Sinopharm), dan AstraZeneca tengah menjalani uji klinis tahap ketiga. Adapun uji klinis kandidat vaksin dari Sinovac salah satunya dilakukan di Bandung, Jawa Barat.*