logo megas-online.com

PJ BUPATI SIDOARJO: GERAKAN EKONOMI TERGANTUNG PADA KEDISIPLINAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN

  • Wartawan: Pramono | Editor: Luddy Eko

  • Thursday, 15 October 2020

Hudiyono saat memberikan sambutannya di hadapan pengusaha rokok di Sidoarjo

Sidoarjo, Megas-online.com: Pergerakan ekonomi di Sidoarjo dapat kembali normal seperti biasanya jika penularan pandemi Covid-19 bisa segera dikendalikan dengan baik. Dan untuk meraih itu butuh dukungan semua pihak, termasuk pengusaha.

Pernyataan itu disampaikan Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono dihadapan puluhan pengusaha rokok di Sidoarjo dalam kegiatan sosialisasi ketentuan di bidang cukai di Aston Hotel Sidoarjo, Kamis, (17/10/2020) pagi tadi.

“Pergerakan ekonomi bisa jalan, pergerakan sosial bisa jalan, itu semua tergantung dari rapor covid-19. Sekarang kalau rapor covid-19 merah pergerakan menjadi terbatas,” katanya dalam acara yang bertemakan ‘Gempur Rokok Ilegal’ itu.

Lantaran itulah Pj Bupati berkali-kali menerangkan pentingnya penerapan protokol kesehatan di ruang publik maupun di dalam area kerja termasuk pabrik produksi rokok di Sidoarjo untuk memangkas penyebaran virus asal Tiongkok itu.

Hudiyono juga mengajak warga kota delta untuk saling mengingatkan satu dengan lain dalam hal pelaksanaan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu diharapkan dalam waktu dekat ini peta sebaran kasus covid-19 di Sidoarjo berubah warna menjadi zona kuning.

Pihaknya sendiri sudah berusaha maksimal untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penerapan kebiasaan baru terkait kesehatan tersebut. Salah satunya adalah dengan menggalakkan operasi yustisi guna menjaring warga yang lalai mengenakan masker saat berinteraksi di luar rumah.

Pada 60 pengusaha rokok itu PJ Bupati menandaskan tindakan tegas terkait penerapan protokol kesehatan tersebut terpaksa dilakukan semata-mata agar Sidoarjo segera berubah dari oranye menjadi zona kuning.

“Sampai sekarang sudah lebih dari 5.600 orang yang terjaring razia dan mendapat sanksi denda. Dan hasilnya angka penyebaran covid saat ini trennya menurun,” pungkas Hudiyono dalam kegiatan yang diselenggarakan Pemprop Jatim kerjasama dengan Bea Cukai dan Pemkab Sidoarjo itu.*